Sabtu, 14 Februari 2015

Amazing Pangandaran

Amazing Pangandaran!


Kamis, 24 Desember 2014

20 Jam Perjalanan yang Berkesan

Kami berangkat jam 6 pagi dari Pondok Gede, menempuh jarak kurang lebih 300 KM. Rasanya tidak sabar untuk segera tiba di tujuan, Pangandaran! Tempat yang belakangan sangat sering saya dengar, salah satunya karena objek wisatanya yang menjadi buah bibir, Green Canyon!

Biasanya, perjalanan membutuhkan waktu 5 jam. Namun karena perjalanan ini bertepatan dengan liburan akhir tahun, maka perjalanan kami tempuh selama 20 jam. Keren!

Jadilah kami kehilangan sunset di senja pertama itu, karena terjebak super macet di jalan. Tiba di Pangandaran sudah lewat tengah malam, sekitar pukul 01.00 dini hari.


Jum'at, 25 Desember 2014

Karena keletihan, kami baru sanggup menjelajah alam setelah sholat Jum'at. Akhirnya, tiba juga kami di sini, Green Canyon! Ada dua aktivitas utama di objek wisata ini; naik perahu menyusuri sungai Green Canyon dan Body Rafting! Wooow!

Ternyata pada hari Jum'at, aktivitas yang wisata yang dibuka hanya berperahu menyusuri sungai, sementara Body Rafting ditutup. Karena Jum'at waktunya singkat. Hebat! 


Jum'at itu, cuaca sore sangat cerah. Akhirnya kami memutuskan untuk surfing di Pantai Batu Karas. Memang pilihan yang agak sulit karena meskipun Pantai Batu Karas dikenal sebagai pantai yang asyik untuk surfing, namun ternyata bukan pantai yang dapat dinikmati keindahannya saat matahari pergi. Malah keindahan Pantai Batu Karas, lebih tepat untuk dinikmati saat menanti mentari pagi. Yaaaah, senja kedua, tanpa cahaya jingga di kaki  cakrawala!







Sabtu, 26 Desember 2014

Hari yang mendebarkan! Wisata Perahu dan Body Rafting

Hari ini tidak cerah seperti kemarin. Namun kami tetap mengantri dengan ratusan orang yang sudah jauh - jauh untuk berwisata di Green Canyon. Hujan turun bervariasi. Sebentar gerimis, sebentar deras. Semua tidak menyurutkan semangat kami untuk eksplore "Green Canyon."

Inilah perjalanan yang mengesankan. Batapa ciptaan Allah ini begitu menakjubkan. Rombongan kami terpecah. Para Ibu, anak perempuan dan balita hanya berwisata perahu. Sementara Bapak - bapak dan anak laki - laki, tetap bersikeras untuk body rafting!

Wisata Perahu Green Canyon yang menakjubkan!



 


















Body Rafting yang Menegangkan!

Kedengarannya, body rafting sebuah petualangan yang sangat seru. Suami dan anak sulung saya yang berusia 13 tahun, mengikuti petualangan itu. Sebenarnya ada yang terasa tidak nyaman, ketika suami memutuskan tetap mengikuti kegiat itu karena hujan masih terus turun. Namun karena suami, anak dan saudara saya begitu yakin untuk terus, sayapun mengalah.

Betul saja! Kami akhirnya mendapat pelajaran yang sangat dahsyat! 700 m sebelum finish, seluruh peserta body rafting terpaksa dievakuasi karena debit air yang terus naik. Untung saat itu tidak ada lidah air atau apapun yang fatal dan mengakibatkan kecelakaan.

Namun dari cerita Bagind (suami) dan Fikri (si sulung), saya bersyukur tidak mengikuti aktivitas itu. Informasi pentingnya adalah, jangan mengajak anak di bawah 13 tahun untuk body rafting, apalagi bila dia belum bisa berenang! Hal ini sangat beresiko! Kenikmatan yang didapatkan tidak sebanding dengan resiko yang di ambil! Medan yang dilalui sangat berat! Hanya cocok bagi Anda yang bisa berenang dan hobby kegiatan ekstrim. Jangan nekat body rafting saat hujan seperti kami! Sangat beresiko. Karena debit air tidak bisa diprediksi. Ada kalanya bahasa alam, bisa lebih dahsyat dari apa yang mampu kita perkirakan! Allahu Akbar!

Bila Anda seperti saya, orang yang kurang tertarik dengan aktivitas yang memicu adrenalin, nyaman dengan sesuatu yang bisa dinikmati dengan tenang, maka berwisata perahu sudah lebih dari cukup.